Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Kembali ke Tanah Air Usai Berkarier di Luar Negeri

 


RABOLNAS - Sejumlah pemain muda Timnas Indonesia mencoba peruntungan bermain di luar negeri untuk meningkatkan kariernya sebagai pesepakbola profesional. Beberapa pemain yang sempat membela Timnas di kategori umur bersaing demi mendapatkan tempat utama di Timnas Senior asuhan Shin Tae-yong.

Namun, perjalanan mereka di luar negeri bukan hal mudah, keberadaan mereka tak selalu menjadi pilihan utama ketika tim bertanding. Hal tersebut terkadang membuat mereka jarang mendapat jam terbang untuk meningkatkan kualitasnya dan perlahan tersingkir dari klub.

Tak banyak yang kembali ke kompetisi lokal demi mendapat jam terbang agar sentuhan dengan si kulit bundar juga tidak hilang begitu saja. Berikut deretan pemain Timnas yang kembali ke Tanah Air setelah berkarier di luar negeri.

Nathanael Siringoringo (Dewa United)

Pemain yang mengawali kariernya di PSMS Medan dan pernah menjadi pemain futsal ini sempat membela klub Malaysia, Kelantan FC. Ia mendapat kesempatan meningkatkan kariernya di Negeri Jihan sejak 2021. Selama 1,5 musim, Nathanael membawa Kelantan FC promosi ke Liga Super Malaysia, kasta tertinggi di Liga Malaysia, serta sukses mencetak lima gol dan empat asssist. Pada Juni lalu, ia dipinjamkan ke klub promosi Liga 1, Dewa United.

Brylian Aldama (Persebaya Surabaya)

Brylian resmi kembali ke Tanah Air dan membela Persebaya Surabaya setelah berkarier bersama klub asal Kroasia, HNK Rijeka. Kontraknya diputuskan usai memberikan pernyataan kontroversial mengenai klub peminjamnya NK Promorac. Brylian memilih Persebaya Surabaya sebagai klub baru guna memulihkan kariernya yang sempat mengalami kebuntuan di Eropa. Bajul Ijo juga merupakan klub pertamanya sebelum ia pergi ke Kroasia, sebab sempat membela Persebaya U-20 pada Elite Pro Academy U-20 musim 2019 lalu.

David Maulana (Bhayangkara FC)

Eks kapten Timnas U-16, David Maulana, memutuskan kembali ke Indonesia dan memperkuat Bhayangkara FC usai kontraknya bersama HNK Rijeka habis. Selama berkarier di Kroasia, ia lebih banyak dipinjamkan ke klub lain, bahkan jarang mendapat tempat utama maupun cadangan di HNK Rijeka. Meski membela Bhayangkara FC, David dipersilakan pergi dari klub apalagi ada klub luar negeri yang bersedia memakai jasanya.

Imam Zakiri (Persita Tangerang)

Zakiri sempat membela klub kasta kelima Liga Spanyol, CP Villarrobledo pada musim 2021/2022. Selain itu, ia juga pernah menimba ilmu di Gimnastica Ceuta U-19. Pada Juni lalu, Zakiri memutuskan kembali untuk membela Persita Tangerang musim 2022/2023. Pemain yang besar bersama ASIOP itu menyatakan dirinya bahwa siap mengarungi musim depan bersama Laskar Cisadane.

Syahrian Abimanyu (Persija Jakarta)

Abimanyu didatangkan dari Johor Darul Tazim ke Persija Jakarta pada pertengahan musim lalu. Bersama Macan Kemayoran, ia menjadi andalan di lini tengah bersama Makan Konate. Pemain yang akrab disapa Abi itu menjalani kariernya bersama raksasa Liga Malaysia dengan kontrak 2,5 musim. Namun, sebelum kontraknya berakhir, Persija menembusnya untuk membawanya membela klub dengan peraih juara terbanyak di Liga Indonesia.

Ryuji Utomo (Persija Jakarta)

Ryuji memutuskan pulang ke Persija pada pertengahan musim 2021/2022 usai perantauan bersama klub asal Malaysia, Penang FA berakhir. Ia memang mempunyai kontrak profesional bersama Macan Kemayoran. Ryuji sempat dipinjamkan ke beberapa klub untuk menepakkan kariernya di luar negeri. Selain Penang FA, ia sempat menjajal Liga Thailand bersama PTT Rayong. Meski begitu, Ryuji mengatakan bahwa sebenarnya terdapat klub asal Korea Selatan yang tergiur mendapatkan tanda tangannya. (AA)

Komentar