Mengenang Keberhasilan Timnas U-16 Meraih Gelar Juara Piala AFF U-16 2018

 

Momen Timnas U-16 Menjuarai Piala AFF U-16 2018 Foto: bola.com

RABOLNAS - Indonesia kembali ditunjuk menjadi tuan rumah Piala AFF U-16 2022. Turnamen kelompok umur termuda itu akan diselenggarakan mulai 31 Juli hingga 13 Agustus mendatang. Stadion Maguwoharjo (Sleman) dan Stadion Sultan Agung (Bantul) akan menjadi venue pertandingan.

Garuda Muda bukan tanpa prestasi pada turnamen ini, sebab pernah sekali menyabet gelar pada 2018 lalu, saat Indonesia juga menjadi tuan rumah. Kala itu, laga digelar di Stadion Delta (Sidoarjo) usai taklukkan Gajah Putih lewat babak adu penalti.

Perjalanan Menuju Tangga Juara

Garuda Muda yang diasuh Fakhri Husaini mengawali turnamen dengan mengalahkan Filipina dengan skor telak 8-0. Gol dicetak oleh Mohammad Supriadi, Komang Teguh, Fajar Fathurrahman, Sutan Zico, Rendy Juliansyah, David Maulana, dan dua gol Bagus Kahfi.

Selanjutnya, Indonesia kembali merebut kemenangan saat menghadapi Myanmar 2-1 melalui dua gol Bagus Kahfi. Laju David Maulana semakin tak terbendung kala mengandaskan Vietnam 4-2 lewat gol Mohammad Supriadi, Andre Oktaviansyah, dan lagi-lagi dua gol Bagus Kahfi.

Bagus Kahfi kembali mencetak dua gol tambahan usai mengalahkan Timor Leste 3-0, satu gol lainnya dicetak oleh Sutan Zico. Pada pertandingan terakhir fase grup, Bagus Kahfi memborong tiga gol saat menaklukkan Kamboja 4-0, satu gol lainnya disumbangkan Rendy Juliansyah.

Pada babak semi final, Indonesia bertemu musuh bebuyutan Harimau Malaya. Lagi-lagi performa gemilang Bagus Kahfi membuat Malaysia harus angkat koper dari pentas Piala AFF U-16, usai kalah 1-0.

Menang Atas Thailand di Babak Final

Pencapaian skuat asuhan Fakhri Husaini tidak boleh disia-siakan begitu saja. Pada partai puncak, mereka bertemu lawan kuat Gajah Putih. Indonesia unggul lebih dulu melalui gol Fajar Fathurrahman setelah menerima umpan lambung jauh Andre Oktaviansyah pada menit ke-33.

Namun, pada babak kedua, tepatnya menit ke-72, Thailand berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Apidet Janngam. Gol tersebut seketika membuat publik di Stadion Delta Sidoarjo terdiam. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Keempat eksekutor Indonesia yang dipilih Fakhri Husaini menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka adalah Sutan Zico, Bagus Kahfi, Rendy Juliansyah, dan David Maulana. Begitu pula Ernando Ari yang berhasil menepis dua pemain Thailand, Apidet Janngam dan Pongsakorn Innet sehingga memastikan Indonesia meraih gelar juara Piala AFF U-16 2018.

Bagus Kahfi Dinobatkan Sebagai Topskor

Kesuksesan Timnas Indonesia U-16 meraih juara Piala AFF U-16 2018 perlu diapresiasi pencinta sepak bola Tanah Air. Gelar itu seakan menjadi pelepas dahaga setelah sekian lama tidak merasakan euforia juara saat terakhir kali Timnas U-19 meraih juara Piala AFF U-19 2013 di tempat yang sama, Stadion Delta Sidoarjo.

Namun, kegemilangan Timnas asuhan Fakhri Husaini juga berkat gol-gol dari penyerang mereka, Bagus Kahfi. Meski tidak selalu diturunkan sebagai starter, Bagus selalu mencetak minimal satu gol di setiap pertandingannya, bahkan sempat hattrick saat mengalahkan Kamboja 4-0.

Total dirinya memasukkan sebanyak 12 gol ke gawang lawan, termasuk saat mengandaskan musuh bebuyutan Harimau Malaya di babak semi final. Hal itu membuat Bagus Kahfi dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak Piala AFF U-16 2018. (AA)

Komentar