![]() | |
| Skuat Timnas Indonesia U-19. Atas: Rabbani, Kadek, Nico, Marcell, Cahya, Ferrari. Bawah: Edgard, Ferdiansyah, Zanadin, Frezzy, Subhan |
RABOLNAS - Indonesia dipastikan gagal lolos ke babak semi final Piala AFF U-19 2022. Garuda Muda kalah head to head dengan Thailand dan Vietnam. Pada pertandingan terakhir hanya kedua pesaingnya bermain imbang 1-1, yang langsung mengubur mimpi Indonesia mengulang kesuksesan pada 2013 silam.
Kendati demikian, perjuangan Indonesia U-19 harus tetap diapresiasi dengan acungan dua jempol. Skuat asuhan Shin Tae-yong tampil luar biasa di setiap pertandingan yang dijalani. Para pemain selalu menunjukkan kegigihan dan semangat membara dengan meraih kemenangan. Berikut deretan pemain Indonesia yang bersinar di Piala AFF U-19 2022.
Cahya Supriyadi
Cahya Supriyadi menjadi satu-satunya pemain yang tak tergantikan. Ia tampil selama 450 menit penuh dalam lima pertandingan. Penampilannya di bawah mistar gawang tak perlu diragukan lagi. Kesigapan menghalau serangan lawan menjadi senjata ampuh agar bola tak masuk ke dalam gawang yang dijaganya.
Selama turnamen berlangsung, pemuda asal Karawang ini tampil luar biasa dengan mencatatkan tiga nirbobol dan hanya dua gol yang bersarang ke dalam gawangnya. Penjaga gawang Persija Jakarta ini juga mendapat pujian dari pelatih Thailand Salvador Valero Garcia saat meredam serangan Tim Gajah Putih pada Rabu, (6/7) lalu.
Arkhan Fikri
Gelandang Arema FC ini tampil tangguh setiap kali diturunkan STY untuk menjaga kestabilan lini tengah Garuda Muda. Penguasaan bola yang baik, umpan pendek akurat, hingga kemampuan mencetak gol dari luar kotak penalti menjadi senjata yang dimiliki Arkhan.
Arkhan mencatatkan dua gol yang dicetak dengan begitu indah dari kaki kanannya. Shin Tae-yong mengatakan bahwa kehadiran Arkhan membuat lini tengah sangat bervariasi. Arkhan juga salah satu pemain penting yang dimiliki STY saat menghadapi lawan yang lebih kuat.
Zanadin Faris
Kehilangan sosok Marselino Ferdinan akibat cedera langsung dinetralisasi oleh hadirnya Zanadin Faris. Ia berhasil menggantikan peran Marselino di lini tengah Timnas U-19. Duetnya bersama Arkhan dinilai mampu membuat gaya permainan Garuda Muda begitu menakjubkan.
Pemuda kelahiran Bekasi ini sama sekali tak terbebani dengan status pengganti Marselino. Pada pertandingan melawan Myanmar, ia sukses menjadi orkestra permainan dengan mencatatkan tiga assist.
Hokky Cakara
Hokky sangat diharapkan publik sepak bola nasional datang sebagai jawaban dari mandulnya penyerang Timnas. Pemain jebolan Garuda Select ini dituntut menunjukkan kelasnya seperti yang ditunjukkan selama berlatih di Inggris.
Pada pertandingan melawan Brunei, Hokky berhasil menjadi pembeda saat mencetak empat gol sekaligus dengan proses yang sangat baik. Pemain yang dulunya berposisi sebagai pemain bertahan ini juga sesekali dapat membantu serangan melalui sisi sayap.
Rabbani Tasnim
Bermain di kota kelahiran seperti membuat Rabbani tampil impresif. Sempat diragukan pada awal turnamen, Rabbani membuktikan dan menjawab keraguan itu dengan gol-gol yang hadir dari kaki dan kepalanya.
Trigol saat pertandingan menghadapi Filipina dan satu gol saat berjumpa Myanmar seketika membuat publik sepak bola terpanah. Insting haus gol seorang penyerang dinilai sudah cukup meyakini Shin Tae-yong yang sempat kebingungan mencari sosok striker. (AA)

Komentar
Posting Komentar